Head Line :
Home » » anak tukang parkir ini ingin jadi juara

anak tukang parkir ini ingin jadi juara

Penulis : aan martha on Sabtu, 05 Januari 2013 | 11.51


jAKARTA – Angkat besi bukan olahraga yang populer seperti sepakbola atau basket di Indonesia. Tapi, itu bukan halangan berarti bagi bocah perempuan bernama Nur Fauziah untuk menyukai olahraga ini. Cita-citanya tak tanggung-tanggung. Ingin menjadi juara di SEA Games dan Olimpiade.

Okezone sempat mendatangi GOR Ragunan, beberapa waktu lalu. Ternyata, ada sekelompok anak muda yang masih sekolah sedang berlatih angkat besi untuk mempersiapkan diri menghadapi POPNAS. Mereka merupakan atlet pelajar andalan DKI.

Pelatih Pelajar DKI Sunarto mengatakan kepada Okezone ada seorang atlet termuda yang sedang berlatih di GOR Ragunan. “Ada namanya Fauziah yang turun di kelas 44 kg,” demikian kata Sunarto, beberapa waktu lalu. Anak mungil ini terlihat begitu semangat untuk melakukan latihan snatch dan clean and jerk bersama atlet lainnya.

Apa yang membuat Fauziah ingin menjadi atlet angkat besi? Wanita kelahiran 13 Febuari 1999 ini ingin sekali meraih gelar juara di turnamen internasional seperti SEA Games dan Olimpiade. Fauziah ingin mengikuti jejak Eko Yuli Irawan. “Saya ingin mendapatkan medali emas,” tandasnya.

Fauziah sebenarnya ingin menekuni bulutangkis.Tapi impian gadis periang ini untuk menjadi srikandi raket terpaksa surut. Dia menyerah setelah membayangkan biaya-biaya yang harus dikeluarkan untuk mengejar ambisinya itu.Ayahnya, seorang tukang parkir.

“Awalnya, saya ingin menjadi atlet bulutangkis. Tapi, karena perlengkapan sangat mahal membuat saya mengurungkan niat tersebut,” ungkap Fauziah kepada Okezone.

Tapi Fauziah tidak patah semangat.Tekadnya untuk menjadi atlet masih membara. Gadis hitam manis ini pun akhirnya berkenalan dengan olahraga angkat besi setelah pamannya menyuruhnya untuk mengikuti latihan angkat besi di GOR Ragunan. Saat itu dia masih kelas enam SD. Sejak saat itu, dara kelahiran Jakarta ini langsung jatuh cinta dengan olahraga angkat beban ini.

“Kemudian, saya mencoba untuk mengikuti seleksi di angkat besi dan keterusan hingga sekarang ini. Pertama memang sangat sulit untuk mengikuti olahraga ini. Namun, setelah mengikuti latihan saya menjadi suka,” jelas Fauziah yang juga memiliki cita-cita menjadi Polisi Wanita ini.

Di sela-sela sekolah, Fauziah berlatih dengan giat. Fauziah coba membagi waktu sebaik mungkin agar tetap bisa berlatih, termasuk mencuri-curi waktu menjelang menghadapi ujian sekolah. Saat ini Fauziah masih duduk di kelas dua SMP Ragunan Jakarta.

“Saya berlatih enam hari dalam satu pekan dan hanya libur hari Kamis. Saya mulai latihan dari pukul tiga sore sampai pukul lima,” demikian cerita Fauziah, yang turun di kelas 44 kg tersebut.

Fauziah yang tinggal di asrama Ragunan juga tetap semangat melahap menu-menu latihan, meski giliran menyantap menu sesungguhnya, makanan, maksudnya, dia harus menyantap gizi ala kadarnya. “Makan seadanya saja, yang penting ada tenaga untuk latihan,” tambahnya.

Ajang POPNAS 2013 yang akan berlangsung di Jakarta akan menjadi debutnya. Meski tidak diharapkan meraih medali, ternyata Fauziah tetap semangat untuk mempersembahkan yang terbaik bagi DKI.

“Saya senang sekali bisa bermain di turnamen itu. Saya berusaha mendapatkan medali. Tapi emang tidak ditargetkan, saya akan berusaha tampil sebaik mungkin,” pungkasnya
Share this article :
 

Copyright © 2011. dolapdolop | kumpulan puisi dan lagu . All Rights Reserved.
Design Template by dpdp | Support by creating website | Powered by Blogger