Head Line :
Home » » IBU MUDA SEXY NYARIS DIPERKOSA SAAT MANDI DISUMUR

IBU MUDA SEXY NYARIS DIPERKOSA SAAT MANDI DISUMUR

Penulis : aan martha on Sabtu, 24 November 2012 | 07.16

Noarita Rahati (28), ibu muda penduduk Jalan Jati III Gang Budi, Kelurahan Pelajar Timur yang satu ini nyaris menjadi korban pemerkosaan dilakukan oknum mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Jalan Gedung Arca, Medan ketika hendak mandi di sumur rumahnya, Minggu (4/3) sore.
Beruntung ibu satu anak ini cepat menjerit minta tolong sehingga para tetangganya yang mendengar teriakannya langsung datang dan mengamankan pelaku yang belakangan diketahui berinitial MAM (28) itu. Kemudian warga menyerahkan oknum mahasiswa asal Sibolga tersebut ke Polsek Medan Kota.
Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SIK kepada wartawan mengatakan, sebelum melakukan perbuatannya, tersangka terlebih dahulu mengintip korban ketika sedang mandi. “Menurut pengakuannya, kebiasan mengitip korban lagi mandi sudah sering dilakukannya. Mungkin dia tak tahan menahan nafsunya,” sebut Sandy.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 17.00 WIB, seperti biasa dengan menggunakan sebo (penutup wajah) tersangka ngendap di sumur korban. Pada saat itu, korban mandi bersama anaknya. Begitu melihat korban mulai membuka pakaiannya, tersangka langsung membekap korban tanpa memperdulikan anaknya.
Perbuatan tersangka membuat korban terkejut dan panik sehingga berteriak sejadinya dan mengundang perhatian warga. Tersangka yang mengontrak rumah dekat kediaman korban segera diamankan.
Kepada penyidik Reskrim Polsek Medan Kota, oknum mahasiswa semester 9 tersebut mengakui perbuatannya karena khilaf. Dia berani melakukan perbuatan itu karena menduga korban wanita ‘nakal’ karena sering ke luar malam.
DUA PELAJAR DITANGKAP
Terpisah, Senin (5/3) petugas Reskrim Polsek Medan Kota juga mengamankan dua orang pelajar SMA dalam kasus dugaan pencabulan wanita di bawah umur masing-masing, W (17) dan D (17), keduanya warga Jalan Karya Wisata, Kelurahan Gedung Johor, Medan.
Kedua oknum pelajar tersebut adalah, WI (17) warga Jalan Brigjen Katamso, Kelurahan Kampung Aur, Medan dan H (18) warga Jalan Utama Medan.
Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SIK menjelaskan, antara korban dan tersangka sudah saling kenal bahkan tersangka H pernah berpacaran dengan D.
Pencabulan itu berawal, W menghubungi WI melalui SMS minta dijemput di Jalan Karya Tani, Gedung Johor pada 26 Februari lalu. Waktu itu, W sudah bersama dengan D. Karena berdua, maka WI mengajak H.
Dengan mengendarai sepeda motor, kedua pasangan di bawah umur tersebut kemudian sepakat untuk nongkrong di rumah kos salah seorang saudara tersangka di Jalan Teratai, Medan.
Setelah bercengkrama hingga larut malam, akhirnya kedua gadis di bawah umur tersebut tidak pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan kedua tersangka balik ke rumah masing-masing.
Besoknya, 27 Februari pagi kedua tersangka kembali menemui kedua korban di rumah kos tersebut. Selanjutnya, mereka bersama-sama naik sepeda motor ke salah satu warnet di Jalan Halat Medan .
Di tempat itu, WI meninggalkan W untuk membeli lontong guna keperluan sarapan. Sementara H mencabuli D. Setelah kembali, WI juga mencabuli W.
Singkatnya, saat waktu menunjukkan pukul 13.00 WIB, kedua korban disuruh pulang ke rumahnya hingga kemudian diinterogasi kedua orangtua mereka.
Kedua korban mengaku telah dicabuli kedua pelajar tersebut. Karena itu, kedua orang tua korban mengatur strategi penjebakan untuk meringkus kedua tersangka. Melalui SMS, kedua korban meminta agar kedua tersangka menemui mereka di warnet Jalan Halat, Medan.
Kedua tersangka diamankan keluarga korban, Minggu (4/3) kemudian diserahkan ke Mapolsek Medan Kota. Dalam pemeriksaan kedua tersangka mengaku hanya meraba-raba daerah sensitive korban. (HER)
Share this article :
 

Copyright © 2011. dolapdolop | kumpulan puisi dan lagu . All Rights Reserved.
Design Template by dpdp | Support by creating website | Powered by Blogger